Sabtu, 21 Juli 2012

Mabuk Kendaraan

ada beberapa orang yang mungkin bisa kena mabuk pas naik kendaraan. walaupun orang itu badannya lebar, ototnya segede wortel, hidungnya kayak jambu air, mukanya mulus kayak setrika listrik, tapi akan jadi lemah kalo udah mabuk gara2 naik kendaraan. kendaraan itu pun jenisnya bisa macem2, ada yang mual kalo lagi naik mobil, naik kuda, naik pesawat, naik kapal, maupun pas lagi hamil. tapi kebanyakan memang semua ini disebabkan oleh faktor "ketidakbiasaan" dan "domisili".


faktor ketidakbiasaan, karena memang baru pertama kali naik, atau jarang menggunakan kendaraan itu
faktor domisili, faktor ini merupakan kelanjutan dari faktor ketidakbiasaan, sehingga biasanya orang2 desa (baca : ndeso) lebih mudah mabuk kendaraan daripada orang kota karena variasi angkutan yang sedikit.
hal2 itu tidak berpengaruh dalam kasus mabuk janda atau mabuk harta.

ngomong2 soal mabuk, gue termasuk orang yang mabuk pas naik mobil, gak terlalu parah emang, asalkan yang nyetir gak ugal2an, masih bisa tahan ( 20 menit )
hal ini baru gue rasakan pas kemarin2 gue berangkat ke Malang, karena keadaan ekonomi gue yang serba kekurangan, gue memutuskan untuk naik travel kesana. Gue duduk di kursi paling belakang
pas baru awal2 berangkat semua masih aman dan lengkap. Perut masih stabil, jari masih 9 + 1 buat ngupil, dan wajah gue masih memelas seperti biasanya.
dan tragedi itu terjadi setelah 1 jam lebih perjalanan, perut mulai berombak, keringet dingin mulai keluar, kepala pusing, gak ada Oskadon JRG, Actifet merah untuk batuk berdahak, dan yang hijau untuk batuk tidak berdahak.

mungkin gak ada kata2 yang bisa menggambarkan suasana dalam mobil pas itu selain kayak ikut SmackDown !!!
jadi bagi orang2 yang ingin merasakan feel nya jadi pegulat di Smackdown, gue saranin untuk naik travel cap B*ali* Travel, dijamin tulang belakang kalian akan patah, 100% halal

yang buat gue bertahan di dalam mobil itu dan gak muntah cuma 1, gara2 mbak2 yang duduk di sebelah gue. gue bertahan bukan karena wajahnya, badannya, atau dompetnya, tapi gara2 mbak2 itu di saat penumpang lain sedang berjuang untuk hidup, dia masih kuat untuk baca novel dan mainin HPnya.
gue berdoa dalam hati " tolong Ya Allah, berilah hamba kekuatan agar tidak kalah dengan mbak2 Herkules di sebelah ini, hamba harus bertahan demi eksistensi dan harga diri laki2", sambil terus menggumamkan semboyan2 kayak "Merdeka", "Emansipasi Pria", atau "Dari kaleng jadi Baja"

dan 1 hal lagi yang masih membekas adalah pas gue "komplain" ke si supir, dia cuma bilang " Ah, mas cuma belum biasa rally aja"
Waow, jadi pas itu gue disupirin sama pembalap Rally Indonesia, It's so Amanjing
kepala gue langsung bayangin kalo travel2 di luar negeri itu disupirin samapembalap kayak Sebastian Loeb atau Kimi Raikkonen
jadi gue saranin buat lo lo yang naik travel, buat jaga2 gunakan helm dan pakaian balap lengkap
juga sempatkan untuk berfoto dengan supirnya
Sebastian Loeb
Kimi Raikkonen









dan dari semua itu dapat disimpulkan bahwa :
1. Supir Travel itu semuanya adalah pembalap rally baik itu amatir, pro, maupun pensiunan
2. Gue mabuk darat jenis mobil jarak jauh dan bisa ditarik hubungan kalo gue juga ndeso

sekian dari gue, mohon maaf kalo terjadi penurunan kualitas, kami akan segera mencari editor yang baru
Jaya Dunia Travel 
Mari Lestarikan Mabuk Darat, Mabuk Laut, serta Mabuk Udara
Yooooow

2 komentar:

  1. baru aja gue liat di tipi aa supir travel memperkosa penumpangnya bro -_-"

    satu hal lagi yang perlu dilestarikan
    MAbuk janda :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan2 supir itu ..............

      semakin mabuk broo :D

      Hapus