pagi yang biasa, bentol gigitan nyamuk yang biasa, dan kesiangan yang biasa.
hari kuliah yang biasa dan pastinya ada bolos kuliah yang biasanya.
tapi dengan bangga bumi mengumandangkan munculnya perbedaan di kampus hari ini.
pemilihan umum di kampus buat milih presiden dan DPM universitas sama fakultas,
atau singkatnya PEMBIUS
dan dengan segala hormat gue gak nerima komen apapun tentang singkatan diatas, harap maklum dan harap antri kalo gak mau dibilang buta huruf.
disini (rencananya) kita semua sebagai mahasiswa, disiapkan untuk bagaimana menghadapi pemilu biasa yang lebih besar lebih besar lebih besar lagi di masyarakat
atau yang disingkat PEMBIAS
baik itu pemilu presiden, bupati, gubernur, DPR, DPRD, kades, ketua RT, RW, RS, RO, sampai ketua kelas
selama masa mempromosikan dirinya, calon2 yang entah dicalonkan atau mencalonkan diri itu mulai masang baliho, banner sampai nyebar stiker.
dari wawancara apa adanya yang udah gue lakukan ada sedikit miris para calon yang fotonya tersebar dimana2 tadi
mereka adalah mangsa mudah untuk target keisengan mahasiswa2 usil sering TA di kampus.
beberapa kasus yang mungkin (pasti) terjadi :
1. brosur yang disebar dicorat coret dan diubah oleh para oknum
'...kami akan membuat kampus lebih aman dengan lebih sering patroli...'
diganti jadi
'...kami akan membuat kampus lebih jorok dengan sering buang upil sembarangan...'
'...kami akan membuat kampus lebih aman dengan lebih sering patroli...'
diganti jadi
'...kami akan membuat kampus lebih jorok dengan sering buang upil sembarangan...'
walaupun entah itu kata2 kampanye calon presiden EM atau ketua karang taruna tapi sekali lagi gue tekankan ambil baiknya dan simpan jeleknya aja.
2. wajah calon dicorat-coret (brosur)
modus yang paling umum adalah wajah calon diberi kumis menikung tajam khas london tahun 1880an, entah calonnya itu cowok atau cewek,kuper atau super, hiperaktif atau hipertensi.
3. wajah calon dipotong, banner/baliho dibuat foto2an
modus yang menimbulkan kerugian paling besar buat si calon.
baliho yang sudah dicetak dengan printer EPSON XXX999 selama 4 bulan lebih 12 hari 2 jam 4 menit 34 detik itu udah gak mempromosikan wajahnya kepada masyarakat pemilih.
gak ada maksud mendukung calon tertentu, menyerang calon tertentu apalagi ngelamar calon tertentu
pikiran ngelantur yang akan mempertanggungjawabkan ini ke pengadilan kalo sampai ada yang ngelapor ke polisi.
ini mahasiswa kurang kerjaan apa yak, usil bener. kalau baca artikel ini kayaknya gak tega kalau mau lapor polisi.
BalasHapuskesimpulan : politik itu kotor hehehe, bener ga?
BalasHapushttp://catatankiting.blogspot.com/
ngahahahaha segitu jahilnya yak.
BalasHapusiseng banget, termasuk gak hargain orang lain -__- #imho
BalasHapusIseng itu juga termasuk bakat
BalasHapussadis dong namanya.... pikirannya benar2 ngelantur yuaa atau emang di sengaja:D btw kayaknya ini bw perdana saya di sini.. salam kenal yua^^
BalasHapusmahasiswa iseng, kalo ketemu orangnya langsung mungkin bisa jadi diajak foto bareng, di make up mukanya ato bahkan dipotong lehernya beneran kali yak? hihihihihihi,, salam kenal...
BalasHapusYang nomor 2 paling sering banget, kasi kumis, jenggot sama upil atau tompel :)))
BalasHapusSumpah jahil bener -_-
BalasHapuseaaaaaa...
BalasHapusngelamar calooon? modus banget