Selasa, 07 Juni 2016

Cewek dari Jupiter, Cowok dari Bulan

Beberapa hari yang lalu ada satu gambar menarik dari banyak gambar menarik di akun Facebook nya 9gag yang sayang kalo gak diganggu sedikit dengan teori yang tiba-tiba muncul di kepala ini.



Mungkin kalian sudah sering dengar tentang kalimat yang menggambarkan betapa berbedanya cowok dan cewek 
Men Are from Mars, Women Are from Venus
Walaupun belum pernah membaca seperti apa isi bukunya (baru paham kalo kalimat itu adalah judul dari sebuah buku karangan John Gray), tapi setelah membaca garis besarnya, teori ini tidak ada hubungannya dengan buku itu, atau setidaknya, hanya sedikit berhubungan dan begitulah seharusnya, karena saya penulis postingan ini. 
Hmmmm
tapi entahlah, jika kamu cewek dan memiliki kemampuan untuk menyambungkan suatu masalah ke masalah lain yang sebenarnya tidak ada hubungannya, maka apalah dayaku yang hanya seorang cowok, selalu salah.

Jadi, teori yang dimaksud adalah bukan lagi Men Are from Mars, Women Are from Venus, tapi diganti menjadi 'Cowok dari Bulan, Cewek dari Jupiter'
Kenapa?
Teori saya ini berpusat pada gaya gravitasi, dengan berdasarkan pada gaya gravitasi di Bumi, 
gaya gravitasi di Bulan itu sama dengan 0.17 kali gaya gravitasi Bumi, sedangkan gaya gravitasi di planet Jupiter sama dengan 2.4 kali gaya gravitasi Bumi
Berikut lengkapnya :

Cowok dan Cewek adalah 2 mahluk dari 2 planet yang berbeda

Cewek dari planet Jupiter memiliki peradaban yang cukup maju sehingga dengan teknologi mampu menjelajah ke semua planet di tata surya
Planet Jupiter sendiri seperti yang ditulis sebelumnya memiliki gravitasi sebesar 2.4 kali di Bumi, jadi singkatnya, jika ada beban dengan berat 100 kg di Bumi, jika berada di Jupiter itu sebesar 240 kg

Cowok dari Bulan masih memiliki peradaban yang belum cukup maju sehingga mereka belum bisa melakukan perjalanan kemanapun di luar Bulan.

sampai suatu hari, berkat pertolongan Internet dan sebuah situs perjodohan, mereka cukup banyak mengobrol dan akhirnya memutuskan untuk bertemu di planet Bumi

kenapa Bumi? Karena itu yang terdekat dari Bulan dan minim resiko bagi peradaban Cowok yang masih sederhana dan apa adanya

Cowok dan Cewek pun menentukan hari, yaitu tergantung pada keberhasilan proyek roket luar angkasa Cowok yang masih dalam tahap pengembangan.

Cewek yang menunggu-nunggu hari H keberangkatan karena mereka bisa saja langsung berangkat berkat teknologi mereka
Sedangkan Cowok, merasa sudah mendapatkan lampu hijau dari Cewek, istilahnya "Sudah aman dari friendzone, adekabangzone, dan zone-zone yang lain", mati-matian berusaha menyelesaikan roket mereka.
siang-malam mereka kerjakan selama berhari-hari

Cewek, sebagai pihak yang menunggu, terus menerus menanyakan keseriusan Cowok yang sebenarnya sudah berusaha mati-matian untuk secepatnya bertemu di Bumi

Setelah banyak penjelasan, banyak dingambekin, dan banyak kerja keras akhirnya roket mereka selesai

Cowok pun berangkat dengan hati gembira karena akhirnya bisa bertemu Cewek, sedangkan Cewek yang sudah terlanjur badmood karena nunggu pun berangkat

Sesampainya di Bumi, mereka pun bertemu, ngopi santai, mata lelah Cowok bertemu dengan mata merah indah khas Jupiter dari Cewek, gaya magnet keduanya saling tarik menarik cukup kuat untuk membuat mereka jatuh cinta saat itu.

Tapi ada satu hal dari Bumi yang mereka lupa dan harusnya kita ingat karena telah disebutkan sebelumnya
gaya gravitasi di Bulan itu sama dengan 0.17 kali gaya gravitasi Bumi, sedangkan gaya gravitasi di planet Jupiter sama dengan 2.4 kali gaya gravitasi Bumi

Dan ini berefek pada Cowok dan Cewek
Awalnya letak cinta mereka sama, di hati,
Cowok yang merasakan gravitasi yang lebih kuat dari di Bulan, Jatuh cinta sejatuh-jatuhnya, karena Cowok adalah sesimpel-simpelnya mahluk, maka mereka tidak berpikir, 

They just love, fall in love, fall too deep because the gravity bring them fall more in to the ground

Sedangkan Cewek dengan gravitasi yang lebih ringan dari Jupiter menerbangkan cinta mereka dari hati, ke kepala, mereka menjadi memikirkan cintanya, bukannya merasakannya seperti seharusnya memperlakukan cinta.

Dari itulah bencana berawal, dan bla bla bla, selanjutnya Cowok memperjuangkan karena mereka memakai hati jadi mereka yakin akan kebersamaannya, tapi Cewek, dengan cinta di kepalanya, mulai memunculkan kata "aku pikir kita......."
"kita sudah......"

Kalian bisa melanjutkannya sendiri

Karena postingan ini dibuat memang untuk caper, melawan stereotip, jadi ya...

monggo untuk tidak setuju

2 komentar:

  1. They just love, fall in love, fall too deep because the gravity bring them fall more in to the ground.

    Asik nih wkwk.

    BalasHapus